Daftar Isi

     

    Sebuah kabupaten yang terletak diprovinsi nusa tenggara timur (NTT) bernama Ende, pada Ende dijadikan tempat pengasingan presiden pertama Indonesia Sukarno.

    Pada tahun 1934, Soekarno bersama dengan istrinya, Inggit Garnasih, anak angkatnya, Ratna Djuami dan Kartika, serta mertuanya, Ibu Amsi, diasingkan ke Ende oleh Belanda karena dianggap membahayakan kedaulatan mereka. 

     

    Selama empat tahun di Ende, Soekarno tidak berhenti berjuang untuk memerdekakan Indonesia. Ia juga belajar banyak hal, seperti agama Islam, pluralisme, seni, dan sastra.

    Dari kota Ende tempat terbentuk dasar dari Republik Indonesia yaitu Pancasila pada Sukrno merenung dibawah pohon sukun. Sebuah tempat yang sangat indah dengan luas wilayah 2.067,75 km.

    Masyarakat disana masih sangat menjaga kebudayan dan ada istiadat dari para leluhurnya. Masyarkat disana bermayoritas kristen dan menjunjung tinggi toleransi umat beragama.


    Silahkan juga kunjugi halam kami yang membahas tentang wakatobi

    Tempat Wisata Yang Ada Di Ende

    Selain menjadi tempat lahirnya Pancasila Ende juga memiliki tempat wisata alam yang sangat menarik wajib dikunjungi. Diantaranya yaitu :

    Danau Kelimutu

    Danau ini menjadi salah satu ikon wisata populer di Pulau Flores. Danau ini meiliki tiga buah danau dimana memiliki warna air yang berbeda-beda dan dapat berubah-ubah seiring dengan waktu. Warna air danau ini dipengaruhi oleh aktivitas vulkanik Gunung Kelimutu yang menjadi latar belakangnya. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, warna air danau ini memiliki makna dan kekuatan alam tersendiri. Danau Kelimutu berada di kawasan Taman Nasional Kelimutu, sekitar 66 kilometer dari Kota Ende.

    Pantai Embara

    Pantai embara memiliki warna pasir yang sangat putih dan air begitu jernih. Terdapat banyak pepohonan rindang yang menambah kesejukan saat Anda berkunjung kesana. Pantai ini juga menjadi tempat yang tepat untuk menikmati sunrise (matahari terbenam) yang begitu indah, jadi anak senja wsajib kesini. Pantai Enabara berjarak sekitar 87 kilometer dari pusat Kota Ende.

    Museum Bung Karno

    Di meseum ini menyimpan berbagai macam koleksi yang berkaitan dengan kehidupan dan perjuangan Soekarno. Disini Anda dapat melihat secara langsung foto-foto, surat-surat, buku-buku, dan benda-benda bersejarah yang dimiliki atau dibuat oleh Soekarno. Museum ini juga menampilkan replika ruang kerja dan ruang tidur Soekarno. Museum ini berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Wolojita, Kecamatan Ende Selatan.

    Rumah Pengasingan Bung Karno

    Rumah pengsingan bug karno masih terjaga seperti pada saat Sukarno dan keluarganya selama di Ende. Dari dalam rumah pengasingn Anda bisa melihat berbagai barang yang pernah dipakai oleh Soekarno, seperti ranjang, lemari, biola, lampu minyak, peralatan masak dan makan, hingga lukisan karya Soekarno yang dipajang di dinding rumah. Rumah ini berlokasi di Jalan Perwira, Kelurahan Kotaraja, Kecamatan Ende Utara.

    Menikmati Makanan Khas Daerah Ende

    Saat berkunjung ke Ende Anda wajib untuk mencicipi berbagai masakan khas yang lezat dan menggugah selera. Beberapa di antaranya adalah jagung bose, sambal rica-rica, ikan bakar, ayam goreng, dan pisang goreng. Anda juga bisa menemukan berbagai jenis makanan ringan, minuman, dan buah-buahan segar di pasar-pasar tradisional di kota ini.

    Selain dari tempat menarik dan jenis makan diatas, masi banyak lagi yang belum kami sampaikan jadi untuk mengetahui lebih banyak lagi saat Anda berkunjung baik meminta bantuan masyarakat lokal sana untuk menggali hal menarik lainnya yang ada di Ende.

    Untuk mencapai Ende, Anda bisa menggunakan pesawat terbang yang mendarat di Bandara H. Hasan Aroeboesman. Bandara ini melayani penerbangan dari dan ke beberapa kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Denpasar, Kupang, dan Labuan Bajo.

    Artikel Terkait:
    Tidak ada komentar